Luminor Hotel Pecenongan Celebrates First Christmas


Just opened three months ago, Luminor Hotel is already adding the jolly to the festive season in Pecenongan, Jakarta this December. Students from HKBP school become the highlight of the evening as they sing beautiful carol in cute Christmas tree dresses and steal our heart.

luminor-hotel-christmas_2Hotel Group owner and CEO Heru Susanto, together with General Manager Anang Ardiansyah also light up the Christmas tree located in the lobby hotel. In contrast to the Pecenongan Culinary District, the surrounding inside the hotel is relaxing, and Christmas decorations here and there make it even more peaceful.

luminor-hotel-christmas_1Guests then invited to the 24 hours Rock n Sugar to enjoy delicious array of foods and drinks. The dinning place is set to be a positive landmark in the community where work gets done, people connect, and ideas are shared. The modern open space is an ideal backdrop to any part of the day, including celebration such as Christmas itself.

luminor-hotel-christmas_5

Luminor Hotel Pecenongan

Jl. Pecenongan No. 35 Jakarta 10120 Indonesia
East Java, Indonesia
Phone : 021 344 7777
[email protected]



Love what you're reading? Subscribe and get a chance to win doorprizes!


1 comment

  1. Riftan Christiana

    Mengecewakan!!! Saya kehilangan perlengkapan kesehatan (kain kasa gulung, kapas, kasa antibiotik, gunting dan lakban untuk perban) di hotel ini. Saya mengeluh kepada bapak Maliq selaku Manager on duty saat ini namun tidak ditindaklanjuti dengan memberikan solusi yaitu dengan mengganti barang hilang tersebut. Manager on duty yaitu bapak Maliq menjelaskan bahwa manajemen tidak dapat mengganti sebelum ada bukti bahwa barang milik saya diambil oleh bagian yg membersihkan kamar. Nilai barang tersebut tidak seberapa tapi karena barang tersebut harus dibeli di apotek dimana apotek terdekat sudah tutup. Saya tidak dapat istirahat karena masih membutuhkan perlengkapan kesehatan tersebut. Manager on duty belum menindaklanjuti dengan membelikan barang yang saya butuhkan. Akhirnya mau membelikan perlengkapan yang saya butuhkan setelah manager on duty mengatakan manajemen tidak dapat membiayai pengadaan tersebut. Saya menyimpulkan bahwa manajemen tidak berusaha untuk mengganti barang yang hilang hanya karena tidak mau mengeluarkan biaya yang jumlah nya mungkin hanya sebesar 100rb dan ketika saya sadar bahwa manajemen tidak menindaklanjuti keluhan saya karena masalah biaya, lantas saya memutuskan untuk membiayainya. Manajemen lebih memperhatikan biaya 100rb ketimbang kepuasan pelanggan. Saya yang dirugikan, saya yang keluar biaya, saya ga bisa istirahat karena masih membutuhkan perlengkapan kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *